Balada sang Pengelana

Balada Sang Pengelana

Terluntang-lantung hidupnya

Bumi dan langit saksinya

Musim adalah sahabatnya

Tak kenal lelah kakinya

Meraup dan meneguk pesona Negara nan menawan

Siapa yang mengenal dirinya?

Siapa yang tersaruk mengingatnya?

Siapa ? siapa ?

Rumput dan ilalang mengenalnya

Bahkan angin sudah bosan dengannya

Apakah hujan selalu tersenyum padanya?

Tiada kata bosan hanya tuk menuntaskan kesenangan

Bagai gelora asmara yang kasmaran

Mentari di ufuk timur telah sampai pada tempat peraduan

Kini ia hanya tersenyum jenaka penuh kerinduan

Adakah hati yang menunggunya pulang?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s